<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666</id><updated>2012-02-16T11:04:23.936-08:00</updated><category term='berita ujian nasional'/><category term='Permendiknas no 45 tahun 2010'/><category term='olimpiade sains nasional'/><category term='ayo pak eko biar seperti Ade Rai..'/><category term='gambar selanjutnya bisa di lihat di menu Galeri Diklat'/><category term='POS UJIAN NASIONAL 2010'/><category term='artikel'/><category term='permendiknas nomor 75 tahun 2009'/><category term='Lesson study'/><category term='motivator untuk kita'/><category term='smp 2 nganjuk'/><category term='Ujian Nasional  2011 / 2012'/><category term='permenduknas nomor 84 tahun 2009'/><category term='Ujian Nasional'/><title type='text'>MATEMATIKAKU</title><subtitle type='html'>SALAM KENAL DAN JUMPA DI BLOG PAK EKO HADI P GURU MATEMATIKA SMP NEGERI 2 NGANJUK</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>32</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-5781842618981531785</id><published>2012-01-04T20:50:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T21:21:20.560-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian Nasional  2011 / 2012'/><title type='text'>Ujian Nasional tahun pelajaran 2011 / 2012</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/18088468/permendiknas59tahun2011tentangkriteriakelulusan.pdf.html"&gt;Permendiknas no. 59 tahun 2011 tentang kriteria kelulusan dan ujian nasional&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/18088522/pos-un-smp-sma-smk-2011-12.pdf.html"&gt;Prosedur Operasi Standar (POS ) Ujian Nasional tahun pelajaran 2011 / 2012&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/18088539/kisi-kisi-untuk-sd-mi1.pdf.html"&gt;Kisi - kisi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011 / 2012 untuk SD / MI&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/18088566/isi-kisi-untuk-smp-mts-smplb-sma-ma-smalb-dan-smk1.pdf.html"&gt;Kisi - kisi ujian Nasional Tahun Pelajaran 2011 / 2012 untuk SMP / MTs , SMA / MA dan SMK&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-5781842618981531785?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/5781842618981531785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2012/01/ujian-nasional-tahun-pelajaran-2011.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5781842618981531785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5781842618981531785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2012/01/ujian-nasional-tahun-pelajaran-2011.html' title='Ujian Nasional tahun pelajaran 2011 / 2012'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-6546350413194984641</id><published>2012-01-04T20:40:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T20:41:45.926-08:00</updated><title type='text'>Belajar dengan Ponsel di Sekolah</title><content type='html'>Oleh Didin Widyartono&lt;br /&gt;Dosen Pendidikan Bahasa Indonesia IKIP Budi Utomo Malang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) harusnya membuat pembelajaran menjadi semakin menarik dan bermutu. Kemajuan TIK memberikan berbagai fasilitas melalui produk teknologi yang bermanfaat dalam kegiatan pembelajaran. Produk-produk yang dapat digunakan dalam pembelajaran antara lain televisi, radio, telepon, telepon seluler (handphone), komputer, hingga koneksi internet. Produk-produk ini harus dapat bermanfaat secara positif dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.&lt;span class="fullpost"&gt;Ironisnya, tingginya melek teknologi (literacy with ICT) di kalangan siswa tidak diimbangi oleh kemampuan guru. Hanya sebagian kecil guru yang melek teknologi di atas kemampuan siswa. Memang pesatnya kemajuan teknologi sesuai dengan zamannya. Namun hal ini seharusnya bukan menjadi kendala bagi guru untuk mengembangkan diri dan memanfaatkan teknologi dalam kegiatan pembelajaran menjadi pengajar yang handal dan paham teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggi daya melek teknologi siswa dibanding guru menyebabkan banyak penyimpangan dalam penggunaan TIK. Banyak video porno yang direkam dan dilakukan oleh kalangan terpelajar melalui fasilitas handphone. Layanan internet banyak disalahgunakan oleh siswa. Kasus-kasus ini merupakan penyimpangan penggunaan teknologi karena rendahnya keterampilan teknologi yang dimiliki guru. Akhirnya, dengan kebijakan yang tidak bijak, beberapa sekolah melarang siswanya membawa handphone ke sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang bisa dilakukan oleh handphone dalam kegiatan pembelajaran?&lt;br /&gt;Sebelum membedah daya guna handphone dalam kegiatan pembelajaran, penting dipahami fitur-fitur yang tersedia di dalamnya. Fitur-fitur dalam handphone di antaranya berupa telepon, pesan pendek (Short Message Service/SMS), alarm, timer hitung mundur, stopwatch, kalkulator, pemutar musik, kamera, rekaman video, rekaman suara, infrared/bluetooth, tv, hingga internet melalui berbagai koneksi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaannya, seberapa kreatifkah guru dalam memanfaatkan fitur-fitur ini atau malah menganggapnya fitur-fitur ini tidak berguna dalam kegiatan pembelajaran?&lt;br /&gt;Fitur-fitur handphone dapat dimasukkan dalam langkah-langkah pembelajaran sebagai wujud nyata strategi pembelajaran. Tentu saja, pemanfaatan fitur-fitur handphone harus disesuaikan dengan kompetensi dasar apa yang hendak diajarkan. Guru harus mampu memilih fitur-fitur handphone yang dapat digunakan pada kompetensi dasar tertentu, bukan dipaksa-paksakan, dicocok-cocokkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kegiatan pembelajaran, layanan telepon dapat dimanfaatkan guru dalam menunjuk kelompok. Kelompok ini dapat dibentuk sebelumnya berdasarkan kemampuan tiap individu, bukan secara acak. Kelompok ini dapat diberikan tugas oleh guru seperti untuk penunjukkan presentasi. Penujukkan kelompok dapat dilakukan secara acak melalui fitur panggilan cepat di dalam handphone. Guru harus menyimpan nomor handphone perwakilan beberapa kelompok.&lt;br /&gt;Jika tiba giliran kelompok untuk presentasi, guru cukup menekan tombol 2 hingga 9. Tunggu beberapa saat dan simak telepon siapa yang berdering. Kelompok inilah yang memperoleh giliran untuk presentasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Layanan pesan pendek/SMS dapat digunakan guru dalam membagi tema. Langkah ini bertujuan agar tema tiap kelompok tidak diketahui oleh kelompok lain. Caranya, guru membagi siswa dalam beberapa kelompok. Guru mengirimkan SMS ke perwakilan kelompok berdasarkan beberapa tema sudah dipersiapkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membatasi waktu, guru dapat memanfaatkan alarm handphone. Dalam kegiatan presentasi, diskusi, hingga ulangan harian dapat digunakan fitur alarm. Jatah waktu yang diberikan dapat diukur dengan objektif melalui alarm. Jatah waktu tiap kelompok/tiap siswa sama, bukan berdasarkan insting, melainkan berdasarkan alarm. Layanan yang mirip dengan alarm dalam handphone adalah timer hitung mundur dan stopwatch. Layanan fitur stopwatch dapat digunakan dalam pembelajaran olah raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalkulator dapat dimanfaatkan guru dengan bijak. Ada saatnya guru memanfaatkan fitur ini dan ada saatnya tidak. Hal ini sangat bergantung pada kompetensi dasar bidang studi yang diberikan. Jika guru sedang membawakan kompetensi non-matematika dan ingin hasil cepat, tidak ada salahnya guru memanfaatkan layanan ini. Namun jika guru sedang melatih kompetensi hitung, guru harus memperhitungkan kembali pemakaian layanan hitung ini. Sekali lagi, guru harus bijak memanfaatkan layanan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembelajaran bahasa, layanan rekaman suara dapat digunakan guru dalam memberikan penguatan. Misalnya pembelajaran membaca puisi, membaca berita, membaca pengumuman, dll. Guru dapat menggunakan layanan rekaman suara dan diputar kembali untuk diberikan penguatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika layanan suara belum cukup, guru dapat menggunakan layanan rekaman video. Melalui rekaman video guru dan siswa dapat menyimak sajian audio-visual. Guru dapat memberikan penguatan sikap dan ekspresi dalam pembelajaran berpidato, membaca puisi, hingga drama.&lt;br /&gt;Layanan rekaman video juga dapat digunakan guru Bahasa Indonesia dalam menulis paragraf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru dapat juga memberikan tugas pada perwakilan kelompok, jika tidak semua siswa memiliki handphone berfitur kamera, untuk memotret objek atau merekam keramaian stasiun kereta api. Lalu, guru memberikan tugas menulis paragraf. Begitu juga guru bidang studi lain, guru ekonomi dapat merekam keramaian pasar, guru olahraga memberikan masukan lay-up dalam olah raga basket yang benar, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai koneksi transfer data, guru dan siswa dapat memanfaatkan fitur infrared dan bluetooth. Objek yang sudah terpotret dapat dibagi kepada siswa lain atau diserahkan pada guru. Guru atau siswa dapat metransfer langsung ke laptop untuk ditayangkan melalui LCD Proyektor. Objek ini dapat disesuaikan dengan bidang studi yang diajarkan guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Handphone tertentu sudah menyediakan fasitas televisi. Guru bidang studi tertentu dapat memanfaatkan televisi sebagai bahan ajar. Misalkan berita, iklan, sinetron, dll. Pemilihan bahan ajar ini harus dilakukan guru secara selektif dan benar-benar membawa manfaat dalam pencapaian tujuan belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui koneksi data, handphone kini menyediakan layanan internet. Melalui internet, guru dapat mencari bahan ajar dan jutaan referensi dalam internet. Tentu jika menginginkan layar yang lebar, handphone dapat dikoneksikan ke laptop dan ditayangkan melalui LCD Proyektor. Jika belum puas melalui koneksi handphone, guru dapat memanfaatkan jaringan internet via kabel dan nirkabel, misal wifi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Praktik lebih lanjut pemanfaatkan handphone dapat dikreasikan guru. Tentu tidak semua guru dapat memanfaatkan layanan handphone yangdapat dipadukan dengan produk TIK lainnya. Hal ini sangat bergantung pada ketersediaan infrastruktur TIK di sekolah dan daya melek guru terhadap TIK. Yang jelas bahwa berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan produk TIK membawa dampak positif dalam kegiatan pembelajaran menuju pencapaian hasil belajar yang lebih baik. Pertanyaannya, masihkah handphone dilarang dibawa ke sekolah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-6546350413194984641?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/6546350413194984641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2012/01/belajar-dengan-ponsel-di-sekolah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/6546350413194984641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/6546350413194984641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2012/01/belajar-dengan-ponsel-di-sekolah.html' title='Belajar dengan Ponsel di Sekolah'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-2606330896157184576</id><published>2012-01-04T20:29:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T20:33:14.389-08:00</updated><title type='text'>Mendiknas: Tiga Pondasi Martabat Guru</title><content type='html'>Menteri Pendidikan Nasional Prof. Dr. M Nuh, DEA menjadi "bapak" di tengah ratusan guru Indonesia dalam Kongres I Ikatan Guru Indonesia, di Gedung A Kemdiknas Jakarta, Kamis (23 Juni 2011).&lt;br /&gt;"Guru-guru adalah bagian saudara sendiri. Saya tuan rumahnya. Tapi saya nggak tahu sudah disuguhi atau belum," katanya. Maklum, Kongres IGI bertempat di pusat kekuasaan Kemdiknas. Hanya satu lantai di atas ruang Mendiknas dan Wamendiknas. &lt;span class="fullpost"&gt;Sambil berkelakar M Nuh mengatakan,"Sebagai tamu, tidak boleh lebih tiga hari (kecuali diizinkan tuan rumah)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendiknas memnyatakan IGI merupakan organisasi profesi guru. M Nuh mengatakan organisasi profesi apapun akan selalu menjaga martabat dan kemuliaan organisasi. Ia berpesan ada tiga hal mendasar yang menjadi pondasi martabat dan kemuliaan setiap organisasi profesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, katanya, organisasi harus tumbuh dengan cita-cita. "Apa cita- cita IGI. Kemuliaan itu terletak di cita- cita. Kalau cita-citanya baik jadi baik, tapi kalau atau brengsek, ya jadi brengsek. IGI harus membangun cita-cita yang mulia," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, orang mulia itu yang memuliakan orang mulia."InsyaAllah kita mulia. Kalau kita tidak mulia, dan tidak memuliakan orang mulia, tidak mungkin kita mulia," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M Nuh menukilkan cerita sahabat Nabi Muhammad SAW, yakni Sayyida Ali bin Abi Thalib. "Saya akan menjadi buruh kepada orang yang mengajarkan pada saya meskipun hanya satu huruf. Guru, sudah banyak huruf yang sudah diajarkan, bahkan kalimat, dan buku. Profesi yag mulia dan yang menjaga kemuliaan ya kita sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, untuk menjadi bermartabat dan mulia, IGI harus punya tradisi. Menurut Nuh, IGI relatif baru berdiri. "Yang harus kita bangun adalah tradisi dan budaya. Mumpung masih baru, jadikan nilai dan cita- cita itu bagian dari tradisi IGI. Salah satu yang saya catat dari IGI yakni IGI itu ramah terhadap ilmu pengetahuan, yaitu mengembangkan ilmu secara erus-menerus," papar Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;M Nuh memberi contoh cerita tentang seseorang bernama Nasrudin. Nasrudin sedang berada di halaman depan rumahnya sambil mengorek-orek pasir. Tetangganya penasaran dan bertanya. "Apa yang kamu cari?" Kata tetangga. Nasrudin lalu menjawab "oh jarum saya jatuh dan jatuhnya di kamar." Tetangga heran, jarumnya jatuh di kamar tapi dicarinya di halaman depan rumah. Ia bertanya, mengapa Nasrudin mencarinya di halaman depan. Lalu Nasrudin menjawab bahwa kamarnya gelap dan di halaman itu terang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut M Nuh, cerita ini mengajarkan kepada warga bangsa untuk melakukan pencerahan. "Kalau di rumah kita gelap, anak anak mencari di luar. IGI harus membuat terang, pencerahan diri kita, rumah kita, organisasi kita. Itu nilainya. Pencerahan, membangun tradisi, membangun budaya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, kalau IGI ingin menjadi orang mulia dan bermartabat, IGI harus menjadi sumber ilmu. Kemuliaan itu terletak pada ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meraih tiga pondasi martabat dan kemuliaan, Mendiknas mengaku siap bekerjasama dengan IGI. " Kami siap bekerjasama. Kami ingin menempatkan IGI sebagi mitra, bukan subordinat, bukan underbouw," tegas M Nuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendiknas juga meminta independensi IGI. Mendiknas mengaku sangat menghargai dan menhormati IGI sebagai organisasi yg independen... Gandengan tangan itu simbolnya saling memberi. "Energi yangg anda berikan adalah energi pembelajaran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendiknas berpesan: " Layaknya sebagai profesi ada kode etik, dll yang terkait profesionalitas." Kami harap IGI jadi motor etika, kode etik, dan profesionalitas. Salah satu di antaranya, sebagia bagian profesionalitas, karakter kompetensi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mantan Menkominfo tittip lepada guru IGI agar terus mengembangkan kompetensi sosial agar menjadi bagian kereta karakter. (***) &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-2606330896157184576?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/2606330896157184576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2012/01/mendiknas-tiga-pondasi-martabat-guru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/2606330896157184576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/2606330896157184576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2012/01/mendiknas-tiga-pondasi-martabat-guru.html' title='Mendiknas: Tiga Pondasi Martabat Guru'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-6037557258901452198</id><published>2012-01-04T20:12:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T20:15:16.306-08:00</updated><title type='text'>Seluruh RSBI Tidak Layak jadi SBI</title><content type='html'>JAKARTA-- Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Suyanto menyatakan, sekolah berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) di Indonesia belum layak untuk menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Alasannya, kualitas SDM para pengajar di RSBI masih buruk, meski berlabel internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua belum layak. Tapi gradasinya beda. Ada yang semuanya belum layak, ada yang dari sisi komposisi dan kompetensi gurunya. Kemudian kurikulumnya. Kelemahan utamanya di SDM gurunya. Semangat pemerintah kan guru RSBI itu S2, tapi banyak RSBI yang belum memenuhi standar itu," ungkap Suyanto ketika ditemui di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Selasa (3/1).&lt;span class="fullpost"&gt;Oleh karena itu, terang Suyanto, hal itu menjadi salah satu alasan utama pemerintah untuk tidak menambah jumlah RSBI. Saat ini diketahui, ada sekitar sebanyak 1100 unit RSBI yang tersebar di seluruh Indonesia. "Tetap tidak ada RSBI baru. Yang sudah ada diperbaiki kurikulum, programnya, prosesnya, rekrutmennya, manajemennya sehingga sesuai dengan permintaan masyarakat," tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakan, sebenarnya masyarakat keberatan dengan keberadaan RSBI karena masalah pembiayaan yang tinggi. Namun menurutnya, hal itu hanya terjadi di Jakarta. Mantan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mengatakan, di daerah lain justru banyak RSBI yang gratis atau tidak memungut biaya operasional pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya, masyarakat itu hanya menyorot masalah bayarnya saja kan?  Itu yang mahal itu tidak di seluruh Indonesia, tapi hanya di Jakarta saja. Yang gratis sebenarnya juga banyak. Contohnya, di Surabaya, Nunukan, dan Sulawesi Selatan, itu karena memang ada Perdanya," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditegaskan lagi, pemerintah sangat hati-hati dalam rencana menaikkan status RSBI menjadi SBI. Pemerintah harus memperbaiki semua komponen di dalam RSBI tersebut sehingga mampu menjadi SBI yang baik ke depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita kan tidak salah punya sekolah yang bersifat center of excellent. Jadi, itupun juga bisa mencegah anak-anak bersekolah di luar negeri. Sekarang ini sifatnya rintisan menuju SBI. Kalaupun ada diskriminasi atau kasta, memang ada. Tapi, kasta dari sisi akademik," imbuhnya. ( sumber Jawa Pos 4 Jan 2012 )(cha/jpnn)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-6037557258901452198?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/6037557258901452198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2012/01/seluruh-rsbi-tidak-layak-jadi-sbi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/6037557258901452198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/6037557258901452198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2012/01/seluruh-rsbi-tidak-layak-jadi-sbi.html' title='Seluruh RSBI Tidak Layak jadi SBI'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-655543745755109744</id><published>2011-06-06T04:32:00.000-07:00</published><updated>2011-06-06T04:44:05.059-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lesson study'/><title type='text'>Diklat Lesson Study</title><content type='html'>Diklat Lesson Study di hotel Pelangi Malang bagi bapak ibu guru calon mentor, tanggal 4 s.d 8 Juni 2011.Suasana kami yang akrab dan hangat sesama orang Jawa Timur dapat menghilangkan udara dingin di kota malang.&lt;br /&gt;Diklat ini akan tidak berhenti sampai di sini akan berlanjut ke in service learning 2 dan in service learning 3 , setelah kami turun ke daerah masing - masing untuk on service learning.&lt;br /&gt;Bersamaan ini di hotel yang sama juga dilaksanakan diklat calon mentor ICT, PTK dan KTSP. Peserta diklat juga ada dari praktisi lesson study yaitu teman - teman dari Kabupaten Pasuruan yang banyak memberikan masukan dan menceritakan pengalaman mereka saat melaksanakan LS, sehingga bekal bagi kami saat nanti kembali ke tanah air.&lt;br /&gt;Masih banyak yang ragu - ragu dan pesimis diantara kami untuk melaksanakan program ini sehingga masih butuh informasi dan materi yang meyakinkan sehingga kami dapat percaya diri untuk melaksanakannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-655543745755109744?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/655543745755109744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2011/06/diklat-lesson-study.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/655543745755109744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/655543745755109744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2011/06/diklat-lesson-study.html' title='Diklat Lesson Study'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-1331691199982096363</id><published>2011-01-10T06:46:00.000-08:00</published><updated>2011-01-10T07:08:56.685-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Permendiknas no 45 tahun 2010'/><title type='text'>Permendiknas no. 45 dan no. 46 tahun 2010</title><content type='html'>&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Permendiknas no. 45 tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan klik &lt;a href="http://www.kemdiknas.go.id/media/364404/permendiknas%20no%2045.pdf"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Permendiknas no. 46 tahun 2010 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional klik&lt;a href="http://www.kemdiknas.go.id/media/364407/permendiknas%20no%2046.pdf"&gt; di sini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lampiran Permendiknas no. 46 tahun 2010 tentang Kisi-kisi Ujian Nasional klik &lt;a href="http://dikmenkuningan.web.id/files/UN2011_Lampiran_Permen46.pdf"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tabel Kelulusan Ujian Nasinal klik &lt;a href="http://dikmenkuningan.web.id/files/UN2011_Model_Baru.pdf"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-1331691199982096363?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/1331691199982096363/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2011/01/permendiknas-no-45-dan-no-46-tahun-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/1331691199982096363'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/1331691199982096363'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2011/01/permendiknas-no-45-dan-no-46-tahun-2010.html' title='Permendiknas no. 45 dan no. 46 tahun 2010'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-7771151265737149772</id><published>2010-12-23T06:20:00.000-08:00</published><updated>2010-12-23T06:22:07.242-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>Mudahnya Mengunduh Manfaat TI</title><content type='html'>Tutik Daryati&lt;br /&gt;Guru Kimia SMA Negeri 4 Jember&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun terakhir ini teknologi mengalami lompatan luar biasa. Apa pun yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari serba teknologi terutama untuk keluarga modern. Mengacu data IDC Oktober 2008/2009, penjualan personal komupter di Indonesia mencapai 3 juta unit, mengalami kenaikan 640 persen. Tahun 2010 ini diperkirakan kenaikan menjadi 4 juta unit. Bukan tak mungkin jumlah ini membengkak setiap tahunnya.&lt;span class="fullpost"&gt;Hal utama tentu saja karena komputer mampu membantu kelancaran tugas. Baik dalam koridor kerja maupun belajar. Melihat kondisi dunia dewasa ini semuanya dituntut sigap. Jadi apa pun harus dilakukan dengan cepat. Pada akhirnya komputer bukan lagi merupakan barang asing, bahkan bagi pelajar sekolah dasar sekalipun, terlebih siswa SMA ataupun mahasiswa. Bila pelajar dan mahasiswa saja sudah terampil mengoperasikan komputer, sudah seharusnya para pengajar juga terampil memanfaatkan peranti modern ini. .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum era internet, siswa mendapat ilmu pengetahuan hanya dari apa yang diterangkan guru di kelas dan membaca buku pelajaran yang materinya relatif terbatas. Sehingga guru merupakan informan sangat penting. Bahkan bisa dikatakan guru merupakan satu-satunya sumber ilmu bagi siswa. Guru dapat dikatakan lebih pandai dari muridnya karena membaca buku lebih awal dibanding si murid. Hal tersebut tak masalah pada zaman dahulu sebelum teknologi ada karena apa pun yang diterangkan guru merupakan satu-satunya sumber ilmu bagi murid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini, siapa pun dengan mudah bisa mencari informasi apa pun lewat internet. Pada gilirannya, informasi dari guru bukan satu-satunya informasi yang diperoleh siswa. Untuk itu, guru harus selalu menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, entah dari berita di koran, televisi, internet maupun dari sumber lainnya. Apabila guru tidak berusaha menambah wawasannya, mudah ditebak, guru akan kalah dengan siswanya dan tergilas oleh kemajuan zaman. Karena bukan tidak mungkin murid akan lebih cepat mendapatkan informasi yang terbaru dibandingkan sang guru, karena siswa lebih piawai membuka internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang boleh kagum dengan teknologi dan perangkatnya, tetapi kalau tak mampu mengoperasikannya, akan percuma. Pada dasarnya, guru harus terampil mengoperasikan komputer karena perangkat ini menyediakan banyak sekali program-program yang bisa memudahkan pekerjaan mengajar, seperti aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsift Power Point, dan lain-lain. Melalui software dasar ini kita bisa berinovasi dalam mengemas cara mengajar yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Microsoft Word membantu guru menulis naskah dan materi pembelajaran. Microsoft Excel berguna untuk menuliskan daftar nilai siswa yang diperoleh setelah mengikuti proses pembelajaran yang langsung bisa ditampilkan dengan hasil penghitungannya. Microsoft Power Point menjadi senjata andalan membuat tampilan materi pembelajaran. Tampilan slide yang menarik akan membuat siswa lebih antusias memahami materi yang disajikan. Semua teknologi ini memungkinkan guru dan murid menyelenggarakan pendidikan dengan konsep paperless. Tanpa konsumsi kertas yang berlebihan dan ini sangat cocok dengan isu lingkungan yang akhir-akhir ini dibicarakan. Dengan menggunakan bantuan teknologi informasi segala pekerjaan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-7771151265737149772?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/7771151265737149772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/mudahnya-mengunduh-manfaat-ti.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7771151265737149772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7771151265737149772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/mudahnya-mengunduh-manfaat-ti.html' title='Mudahnya Mengunduh Manfaat TI'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-8907385576729230714</id><published>2010-12-23T06:09:00.000-08:00</published><updated>2010-12-23T06:11:40.942-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita ujian nasional'/><title type='text'>Nilai UAS Kini Disetor ke Pusat</title><content type='html'>JAKARTA - Formulasi baru penentuan kelulusan siswa akan melibatkan partisipasi langsung sekolah. Ke depan, sekolah wajib memberikan nilai ujian akhir sekolah (UAS) kepada pemerintah pusat paling lambat seminggu sebelum ujian nasional (unas) berlangsung. Nilai itu akan dijadikan salah satu pertimbangan kelulusan yang akan ditentukan langsung oleh Kemendiknas.&lt;span class="fullpost"&gt;Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendiknas Mansyur Ramli mengatakan, mekanisme tersebut merupakan roh baru unas yang pada intinya menggabungkan nilai akhir pada ujian sekolah dan unas. Penggabungan tersebut akhirnya berujung pada penghapusan hak veto unas. "Sebab, pemberian nilai akan komprehensif dan tidak bergantung pada nilai di pusat atau sekolah saja," ujar Mansyur.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Karena itu, Balitbang merekomendasikan UAS dilaksanakan sebelum unas berlangsung atau paling lambat awal April 2011. Penyerahan hasil UAS ke Kemendiknas menjadi tanggung jawab penyelenggara provinsi. Nilai UAS harus diserahkan paling lambat tujuh hari sebelum unas dilaksanakan. "Untuk mengantisipasi potensi kecurangan sekolah, nilai harus masuk ke Kemendiknas pusat supaya bisa dikendalikan," katanya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Peraturan itu berkaca pada masa evaluasi belajar tahap nasional (ebtanas) yang diselenggarakan beberapa tahun lalu. Saat itu ditemukan bahwa sekolah kerap melakukan kecurangan dengan menaikkan nilai unas siswa jika rendah. "Kami meminta semua pihak mengawasi sekolah selama penyelenggaraan unas karena pusat tidak bisa melakukan intervensi lebih dalam," jelasnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Mansyur menambahkan, untuk nilai rapor, lazimnya tidak ada angka mati karena penilaiannya ditentukan dengan kompetensi minimal. Nilai rapor ditentukan sendiri oleh sekolah. Mansyur menyebut, dengan formulasi tersebut, pemerintah bisa menemukan sekolah mana yang bermutu baik dan rendah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Secara terpisah, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) menyebutkan, soal yang akan diujikan harus dibagi dua antara esai di ujian sekolah dan pilihan ganda di unas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Anggota BSNP Djaali mengatakan, ujian sekolah sebaiknya esai karena akan menyubstitusi kekurangan soal pilihan ganda yang ditanyakan di unas. "Soal yang ditanyakan di unas dengan pilihan ganda tidak ditanyakan lagi di ujian yang dibuat sekolah," jelasnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pembagian tersebut, lanjut Djaali, dimaksudkan agar unas tahun depan lebih komprehensif daripada sebelumnya. Walaupun terbagi dua soal, pembuatan kisi-kisi tetap dibuat pemerintah sehingga bisa terpetakan dengan baik. Menurut Djaali, ujian esai yang dibuat pemerintah juga harus sesuai dengan ketentuan di Permendiknas No 23 Tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Persyaratan pembuatan esai yang dibuat sekolah harus memenuhi empat syarat, yakni sah secara substansional, konstruksional, bahasa, dan validitas empiris. Jika soal terbagi dua, falsafah unas yang diminta pemerintah akan terpenuhi. Yakni, falsafah komprehensif ketika soal menjangkau seluruh kemampuan siswa. Termasuk, aspek psikomotorik, kognitif, serta afektif yang juga harus diperhatikan dalam penilaian.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"Pembagian dua soal ini akan meningkatkan kompetensi kelulusan siswa. Nilai yang diukur dari penggabungan dua ujian tersebut juga akan lebih komprehensif," ujar Djaali.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Berdasar hasil rapat kerja (raker) bersama panja unas, Mendiknas Muhammad Nuh menjelaskan, pada 2011 unas tetap bisa dilaksanakan. Syaratnya, standar kelulusan ditentukan dengan formula baru yang mengakomodasikan nilai rapor, nilai ujian, dan akhlak untuk meningkatkan rasa adil bagi peserta didik serta mutu kelulusan pendidikan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sayang, rapat antara Kemendiknas dan Panja Unas Komisi X DPR belum menetapkan bobot formula antara unas dan ujian sekolah. Bobot antara unas dan ujian sekolah akan dibicarakan dan dibahas lagi dalam pertemuan pekan depan. Formula baru unas yang akan dilaksanakan adalah menggabungkan nilai dengan nilai sekolah. Nilai sekolah adalah gabungan nilai ujian sekolah ditambah nilai rapor semester 1? 4. Selain itu, nilai gabungan antara nilai sekolah dan unas ditetapkan minimal 5,5.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Di samping itu, Nuh menyebutkan bahwa ada beberapa kelemahan formula tersebut. Yakni, dikhawatirkan akan timbul disparitas penilaian sekolah. Tapi, dia memastikan dengan formula baru itu, pemerintah menghargai nilai yang diberikan sekolah sehingga mendorong objektivitas dan kemandirian guru untuk menilai siswa. "Selain itu, meningkatkan kualitas ujian sekolah setara dengan unas," katanya. (zul/c7/agm)&lt;br /&gt;JPNN.com, 15 Desember 2010&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-8907385576729230714?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/8907385576729230714/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/nilai-uas-kini-disetor-ke-pusat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/8907385576729230714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/8907385576729230714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/nilai-uas-kini-disetor-ke-pusat.html' title='Nilai UAS Kini Disetor ke Pusat'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-6891857564450508187</id><published>2010-12-23T06:02:00.000-08:00</published><updated>2010-12-23T06:07:30.910-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berita ujian nasional'/><title type='text'>Mendiknas Terima Formula UN Versi DPR</title><content type='html'>JAKARTA -- Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh mengungkapkan, pihaknya untuk sementara ini menerima usulan formula ujian nasional (UN) yang diberikan oleh Panitia Kerja (Panja) UN Komisi X DPR RI, meskipun akan dibahas kembali.&lt;span class="fullpost"&gt;Berdasarkan hasil rapat kerja (raker) bersama Panja UN, Mendiknas menerangkan bahwa UN tahun 2011 akan tetap dapat dilaksanakan dengan catatan standar kelulusan ditentukan dengan formula baru yang mengakomodasikan nilai raport dan nilai ujian. Filosofi formula baru ini adalah meningkatkan rasa adil bagi peserta didik, dan lebih meningkatkan mutu kelulusan pendidikan. “Itu adalah beberapa rekomendasi yang diberikan oleh DPR yang kami terima untuk sementara ini,” ungkap Mendiknas ketika ditemui usai raker di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (13/12) malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, Mendiknas juga menyebutkan bahwa di dalam rapat tersebut antara pihak Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) dan Panja UN Komisi X DPR RI belum menetapkan bobot formula antara UN dengan ujian sekolah. “Mengenai bobot antara UN dan ujian sekolah akan dibicarakan dan dibahas lagi dengan DPR,” tukasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Formula baru UN yang akan dilaksanakan adalah menggabungkan nilai UN dengan Nilai Sekolah (NS). Dijelaskan, nilai sekolah adalah gabungan nilai ujian sekolah ditambah nilai rapor semester 1 - 4. Selain itu, nilai gabungan antara nilai sekolah dengan UN ditetapkan minimal 5,5. “Nilai sekolah dan UN mempunyai bobot masing-masing yang akan ditentukan oleh pemerintah. Bobotnya  akan ditentukan, namun bobot nilai sekolah itu tentunya akan lebih kecil dari bobot UN,” jelas Mendiknas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya formula baru ini, Mendiknas juga sempat mengatakan bahwa UN ulangan akan ditiadakan tahun depan. Pasalnya, syarat atau formula yang ada saat ini bisa dikatakan lebih longgar yakni maksimum 2 mata pelajaran  dengan nilai 4 dan minimum 4 mata pelajaran dengan nilai minimum 4,25.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, nilai kelulusan siswa adalah kombinasi dari nilai gabungan dengan nilai ujian sekolah seluruh mata pelajaran. Mantan Rektor ITS ini menjelaskan, penerapan formula baru ini akan meningkatkan nilai rata-rata hasil UN, menguji seluruh kemampuan kognitif, afektif dan psikomotorik siswa. “Ini akan membuka peluang subyektifitas penilaian sekolah,” imbuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun disamping itu, Mendiknas juga menyebutkan bahwa ada beberapa kelemahan dari formula ini, yakni dikhawatirkan akan timbul disparitas penilaian sekolah. Namun, dipastikan dengan formula baru ini pemerintah menghargai nilai yang diberikan sekolah sehingga mendorong obyektifitas dan kemandirian guru untuk menilai siswa. Selain itu, meningkatkan kualitas ujian sekolah setara dengan UN. (cha/jpnn)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-6891857564450508187?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/6891857564450508187/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/mendiknas-terima-formula-un-versi-dpr.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/6891857564450508187'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/6891857564450508187'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/mendiknas-terima-formula-un-versi-dpr.html' title='Mendiknas Terima Formula UN Versi DPR'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-5576367654135194907</id><published>2010-12-09T05:34:00.002-08:00</published><updated>2010-12-09T05:35:18.703-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Soal-Soal&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-5576367654135194907?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/5576367654135194907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/soal-soal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5576367654135194907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5576367654135194907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/soal-soal.html' title=''/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-7332107774187420026</id><published>2010-12-09T05:34:00.001-08:00</published><updated>2010-12-09T05:34:50.883-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Home&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-7332107774187420026?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/7332107774187420026/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/home.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7332107774187420026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7332107774187420026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/home.html' title=''/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-262909511887310464</id><published>2010-12-09T05:19:00.001-08:00</published><updated>2010-12-09T05:19:50.975-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Perangkat Pembelajaran&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-262909511887310464?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/262909511887310464/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/perangkat-pembelajaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/262909511887310464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/262909511887310464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/perangkat-pembelajaran.html' title=''/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-2386231857283781237</id><published>2010-12-09T05:17:00.000-08:00</published><updated>2010-12-15T07:56:15.610-08:00</updated><title type='text'>Buku</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-2386231857283781237?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/2386231857283781237/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/produk-hukum.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/2386231857283781237'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/2386231857283781237'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/produk-hukum.html' title='Buku'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-5199050216137037426</id><published>2010-12-04T02:10:00.000-08:00</published><updated>2010-12-04T02:13:37.425-08:00</updated><title type='text'>Terbentuknya Alam semesta</title><content type='html'>Terbentuknya Alam semesta&lt;a href="http://www.ziddu.com/download/12818086/TERBENTUKNYAALAMSEMESTADANPENGHUNINYA.doc.html"&gt; unduh&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-5199050216137037426?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/5199050216137037426/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/terbentuknya-alam-semesta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5199050216137037426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5199050216137037426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/12/terbentuknya-alam-semesta.html' title='Terbentuknya Alam semesta'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-7565716732191582041</id><published>2010-05-02T06:09:00.000-07:00</published><updated>2010-05-04T07:15:40.262-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='olimpiade sains nasional'/><title type='text'>Catatan kecil tentang OSN</title><content type='html'>Olimpiade Sains nasional (OSN) tingkat Kabupaten pada jenjang SMP baru saja digelar tanggal 1 Mei 2010 serentak di seluruh Indonesia,&lt;span class="fullpost"&gt;dalam ajang bergengsi tersebut merupakan event pembuktian bagi anak - anak bangsa yang berpotensi dan bertalenta tinggi dalam bidang sains ( matematika,Fisika,biologi dan IPS terpadu) untuk mencatatkan diri sebagai yang terbaik di Kota / Kabupatennya masing - masing untuk berebut tiket lanjutan yang akan digelar di provinsi.Persaingan pun juga nampak antar masing – masing sekolah, kelihatan dari berbagai arahan dan instruksi dari para pembimbing dari masing – masing sekolah sebelum kegiatan dimulai.&lt;br /&gt;Ajang ini sebenarnya juga arena unjuk kemampuan penguasaan materi olimpiade dari para pembimbing dalam membimbing dan menyampaikan kepada para peserta didiknya,karena bagi bapak ibu guru pembimbing yang tidak familier  dengan soal – soal olimpiade maka ini juga menjadi satu masalah .Biasanya yang jadi alasan adalah  Intake siswa rendah,daya dukung sekolah minim,tidak memperhatikan pembinaan,sarana tidakmendukung dll.Bagaimana dapat membimbing peserta didik ,kalau gurunya kemampuannya pas – pasan.Bahkan ada juga yang konyol tanpa ada bimbingan sama sekali,hanya menunjuk salah satu peserta didik  yang dianggap pinter untuk mewakili sekolahnya hanya sekedar ikut meramaikan dan karena tugas dari dinas dan atasan.&lt;br /&gt;Sangat eman – eman betul sebenarnya kalau kesempatan ini disia- siakan,sebab dalam olimpiade sains Internasional, ini menjadi primadona bangsa kita,banyak putra – putri bangsa membawa nama harum Indonesia dikancah forum olimpiade dunia,ditengah terpuruknya prestasi olahraga dan Seni, maka ini dapat menjadi posisi tawar yang harus kita pertahankan dan kita kembangkan.&lt;br /&gt;OSN di gelar sejak tahun 2003, dan merupakan ajang tahunan,namun sampai saat ini masih banyak bakat – bakat terpendam  dan talenta para peserta didik yang belum digarap dengan sungguh – sungguh, dan ini sebenarnya bukan  monopoli sekolah kota atau sekolah favorit atau sekolah unggulan,namun kalau mau sungguh – sungguh menyiapkan diri dengan baik dan terintegrasi maka insyyalloh peserta didik lebih siap menghadapinya.&lt;br /&gt;Bapak Ibu Guru  harus berusaha memacu diri ,menguasai materi, memahami silabus OSN,setiap pembelajaran bukankah ada remedial bagi peserta didik yang belum tuntas dan pengayaan bagi yang sudah tuntas?maka bagi mereka yang punya kemampuan lebih dari teman-temannya berikanlah pengayaan materi dan soal – soal OSN, Cari dan galilah bibit unggul sejak dini dengan mengadakan seleksi ,menginventarisasi peserta didik yang berprestasi di jenjang sekolah sebelumnya, memberikan tes seleksi, tes kecerdasan, dari hasil saringan tersebut dibina secara rutin diluar jam regular,ajak wali murid untuk bicara dari hati kehati untuk ikut menyiapkan putra -putrinya .&lt;br /&gt;Bagi penanggung jawab dan penentu kebijakan sekolah ,programlah dengan baik dengan memenuhi berbagai kebutuhan yang diperlukan antara lain,buku – buku penunjang OSN,media – media lain ,menyiapkan APBS, adakan OSN tingkat sekolah,mengikutsertakan lomba atau event  yang diadakan Sekolah – sekolah lain atau instansi lain untuk mengevaluasi binaan dan menambah rasa percaya diri peserta didik, mengikutsertakan guru pembimbing untukdiklat atau pelatihan OSN.&lt;br /&gt;Bagi perguruan tinggi  bisa menugaskan mahasiswanya dikoordinasi dosen untuk mengadakan pendampingan  bagi tim OSN di sekolah – sekolah,MGMP baik tingkat sekolah maupun Kota / Kabupaten agendakan untuk mendalami OSN. Dan mmungkin masih ada seribu langkah lagi untuk meraih prestasi OSN,demikianlah sedikit catatan kami tentang OSN,Sukses OSN, majulah bangsaku Majulah Indonesiaku……………......&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;( ditulis : Eko Hadi Purnomo,S.Pd: Guru Matematika  UPTD SMP 2 Nganjuk )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-7565716732191582041?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/7565716732191582041/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/05/catatan-kecil-tentang-osn.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7565716732191582041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7565716732191582041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/05/catatan-kecil-tentang-osn.html' title='Catatan kecil tentang OSN'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-5259859341041775963</id><published>2010-04-24T07:06:00.000-07:00</published><updated>2010-04-24T07:10:59.270-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Ujian Nasional'/><title type='text'>Ujian Nasional Oh Ujian Nasional</title><content type='html'>UJIAN NASIONAL Oh UJIAN NASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ujian Nasional SMP dan SMA telah usai   UASBN SD sebentar lagi pro dan kontra telah istirahat sejenak,pemerintah dengan sungguh – sungguh dan berusaha keras menampilkan diri bermain cantik dan profesional ,bersama – sama instansi terkait &lt;span class="fullpost"&gt;BSNP,Perguruan Tinggi dengan TPI,Polri menjamin dan melindungi demi keamanan dan kelancaran,Gubernur,Bupati,Walikota bekerja keras untuk kesuksesan  , Guru dan sekolah sebagai ujung tombak tidak pernah main – main dan setengah hati  melaksanakan ujian nasional yang menjadi sorotan berbagai masyarakat baik secara individu atau pun lembaga swadaya (LSM) yang nota bene menjadi lawan politik Pemerintah ataupun ada sutradara lain yang ingin melemahkan wibawa pemerintah atau hanya iseng untuk melepas dahaga dan naluri yang mengatas namakan masyarakat,atau memang benar-benar itulah suara rakyat yang ingin meniadakan ujian nasional.&lt;br /&gt; Kami heran dan belum bisa menerima mengapa ingin menghapuskan Ujian Nasional,Bukan karena kami adalah guru mata pelajaran yang di ujikan ,apakah mereka takut menghadapi ujian nasional atau hanya sekedar main – main dalam dunia pendidikan ,karena kalau kita tilik realita di lapangan dengan adanya ujian nasional anak – anak pada pontang – panting belajar, les privat atau kelompok, orang tua sibuk membimbing atau sekedar menyuruh anaknya belajar,tirakat puasa Senin – Kamis,sholat malam berdo,a untuk anaknya tercinta agar bisa lulus,sekolah sibuk dengan tambahan jam,les,klinik belajar, istigoshah,ziarah para wali,berdo,a dan sebagainya .&lt;br /&gt; Masyaallaah apa yang ada dalam dada dan pikiran mereka sehingga begitu benci dengan ujian nasional , apakah demokrasi itu pemerintah tidak boleh rakyatnya pinter?tidak boleh memaksa rakyatnya untuk rajin belajar?apakah rakyat Indonesia sudah siap untuk diberi kebebasan memilih rajin belajar atau malas belajar,bekerja keras tau santai – santai,ujian atau tidak ujian,mari kita bayangkan ,anak – anak kita kalau tak ada iujian nasional apakah mereka pada giat belajar?,guru – guru kita apakah kalau tak ada ujian nasional, mereka sungguh – sungguh mengajar atau hanya main- main dalam mengajar,apakah mereka berani tidak meluluskan peserta didik dengan seadil – adilnya dan seobyektif mungkin? Kami pikir pemerintah sudah cukup bijaksana, Ujian Nasional sudah disampaikan standar  kompetensi lulusan,nilai batas kelulusan juga tidak terlalu tinggi jika di banding dengan Negara lain,materi yang harus dikuasi peserta didik melalui Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar ,Standar Proses,Sekolah diberi kewenangan menyusun kurikulum (KTSP) tinggal Pemerintah menagih semua hasilnya melalui Ujian Nasional,mana yang kurang?&lt;br /&gt; Permasalahan yang justru harus kita hadapi dan segera kita benahi adalah bagaimana meyakinkan dan menyiapkan mental peserta didik dan orang tuanya agar siap menghadapi Ujian Nasional dan hasilnya,bukankah dalam suatu ujian ,lulus dan tidak lulus itu hal yang wajar,dan sebenarnya kelulusan itu tidak hanya ditentukan oleh ujian nasional,tapi ada syarat – syarat lain yang tidak pernah diperhatikan oleh masyarakat dan orangtua peserta didik,dan sekolah juga masih banci untuk berani tidak meluluskan  peserta didiknya karena nilai mata pelajaran non Nas atau nilai akhlak , kepribadian atau kehadiran dsb,sekolah hanya ambil jalan aman ,sehingga kelulusan hanya berpusat pada Ujian Nasional dan kalau tidak lulus hanya jadi beban dan tanggung jawab pemerintah,bahkan ada yang mengatakan bahwa sekolah 3 tahun hanya ditentukan 4 hari melalui ujian nasional , itu sebenarnya salah besar, bukankah masih ada ujian sekolah, ujian praktik,nilai akhlak,nilai budi pekerti,kehadiran dsb.&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaan Ujian Nasional bagaimana supaya guru sebagai pengawas bisa berpenampilan  wibawa  sebagaimana dalam kompetensi pedagogi yang harus dikuasainya dengan mematuhi dan menepati tata tertib ujian nasional yaitu melarang peserta saling menyontek,saling sms,melarang orang lain yang tidak berkepentingan masuk ruang ujian .tidak membocorkan soal,tidak memberikan jawaban ataupun petunjuk yang mengarah ke jawaban dsb.&lt;br /&gt;Akhirnya kami punya pemikiran dan ide bahwa sebaiknya pemerintah tetap konsisten melaksanakan ujian nasional dan tentunya di dukung oleh wakil – wakil rakyat dan semua pihak khususnya steakholder pendidikan,supaya hasil ujian nasional lebih diakui untuk masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan akuntabelitasnya tinggi maka sebaiknya untuk ujian nasional SD pengawasnya yang 50 % ambil guru – guru SMP,Ujian SMP pengawasnya 50 % guru – guru SMU, Ujian Nasional SMU pengawasnya 50 % dosen perguruan tinggi,kemudian untuk silang pengawas sebaiknya tidak per rayon tapi di acak satu kabupaten atau  satu kota untuk lebih memecah pengelompokan pengawas dari satu sekolah ke sekolah lain.Mapel yang diujikan di tambah sehingga peserta didik tidak menyepelekan ujian non Nas,Nilai batas kelulusan ditingkatkan dari tahun ke tahun, segera penuhi fasilitas 8 standar nasional pendidikan seperti yang diamanatkan BSNP.&lt;br /&gt;Akhirnya marilah kita tunggu hasil pengumuman kelulusan ,semoga tidak ada gejolak, sedih dan air mata bagi yang tidak lulus itu anggaplah hal yang wajar jangan di politisir .Sekiranya hanya ini yang bisa kami sampaikan lewat tulisan ini sebagai sumbangan pemikiran kami dalam dunia pendidikan akhirnya majulah pendidikan Indonesia.&lt;span style="font-style:italic;"&gt;( Eko Hadi Purnomo,S.Pd:Guru SMP 2 Nganjuk)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-5259859341041775963?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/5259859341041775963/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/04/ujian-nasional-oh-ujian-nasional.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5259859341041775963'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5259859341041775963'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/04/ujian-nasional-oh-ujian-nasional.html' title='Ujian Nasional Oh Ujian Nasional'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-2276474150224313015</id><published>2010-02-08T06:31:00.000-08:00</published><updated>2010-02-08T06:34:29.545-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='smp 2 nganjuk'/><title type='text'>slide k b m</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;div&gt;&lt;embed src="http://widget-c8.slide.com/widgets/slideticker.swf" type="application/x-shockwave-flash" quality="high" scale="noscale" salign="l" wmode="transparent" flashvars="cy=bb&amp;amp;il=1&amp;amp;channel=3098476543673145800&amp;amp;site=widget-c8.slide.com" style="width:400px;height:320px" name="flashticker" align="middle"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;div style="width:400px;text-align:left;"&gt;&lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=3098476543673145800&amp;amp;map=1" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-c8.slide.com/p1/3098476543673145800/bb_t017_v000_s0un_f00/images/xslide1.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=3098476543673145800&amp;amp;map=2" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-c8.slide.com/p2/3098476543673145800/bb_t017_v000_s0un_f00/images/xslide2.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://www.slide.com/pivot?cy=bb&amp;amp;at=un&amp;amp;id=3098476543673145800&amp;amp;map=F" target="_blank"&gt;&lt;img src="http://widget-c8.slide.com/p4/3098476543673145800/bb_t017_v000_s0un_f00/images/xslide42.gif" border="0" ismap="ismap" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-2276474150224313015?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/2276474150224313015/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/02/slide-k-b-m.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/2276474150224313015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/2276474150224313015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2010/02/slide-k-b-m.html' title='slide k b m'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-2827810612718857197</id><published>2009-12-21T06:32:00.000-08:00</published><updated>2009-12-21T06:55:33.112-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='POS UJIAN NASIONAL 2010'/><title type='text'>POS UJIAN NASIONAL 2010</title><content type='html'>Setelah diterbitkannya Permendiknas No. 84 Tahun 2009 tentang perubahan beberapa pasal pada Permendiknas No. 75 Tahun 2009, sekarang Prosedur Operasi Standar ( POS ) Ujian Nasional tahun pelajaran 2009/2010 sudah diterbitkan oleh Badan Standar Nasional Pendidiknan ( BSNP ).&lt;span class="fullpost"&gt;Secara detail tentang isi POS Ujian Nasional 2009/2010, silahkan diunduh di bawah ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;a href="http://jumali264.files.wordpress.com/2009/12/pos_uasbn_sd_mi_sdlb_tahun_pelajaran_2009_2010.pdfhttp://"&gt;1. POS UASBN SD/MI Tahun Pelajaran 2009/2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://jumali264.files.wordpress.com/2009/12/pos_un_smp__mts__smplb__smalb__dan_smk_tahun_pelajaran_2009_2010.pdf"&gt; 2. POS UN SMP/MTs/SMPLB/SMALB DAN SMK Tahun Pelajaran 2009/2010&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="http://jumali264.files.wordpress.com/2009/12/pos_un_sma_ma_tahun_pelajaran_2009_2010.pdf"&gt; 3. POS UN SMA/MA Tahun Pelajaran 2009/2010&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-2827810612718857197?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/2827810612718857197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/12/pos-ujian-nasional-2010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/2827810612718857197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/2827810612718857197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/12/pos-ujian-nasional-2010.html' title='POS UJIAN NASIONAL 2010'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-7106102779115696264</id><published>2009-12-21T06:23:00.000-08:00</published><updated>2009-12-21T06:30:38.316-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permenduknas nomor 84 tahun 2009'/><title type='text'>Permendiknas nomor 84 tahun 2009</title><content type='html'>Pada Permendiknas Nomor 84 Tahun 2009 disebutkan beberapa perubahan pada Permendiknas Nomor 75 Tahun 2009 mengenai pelaksanaan Ujian Nasional 2009/2010.&lt;br /&gt;Pasal I&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 tentang Ujian Nasional Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMA/MA), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun Pelajaran 2009/2010 diubah menjadi sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;1.   Ketentuan Pasal 5 ayat (3) diubah sehingga berbunyi sebagai   berikut:&lt;br /&gt;Pasal 5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(3) UN utama untuk SMP/MTs dan SMPLB dilaksanakan pada minggu keempat Maret 2010.&lt;br /&gt;2. Ketentuan Pasal 10 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:&lt;br /&gt;Pasal 10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Penggandaan bahan UN SMA/MA dilakukan oleh perguruan tinggi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;(2) Penggandaan bahan UN SMA/MA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat dilakukan oleh perguruan tinggi yang memiliki percetakan yang memenuhi persyaratan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;(3) Penggandaan bahan UN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan SMK dilakukan oleh penyelenggara tingkat provinsi sesuai dengan peraturan perundang-undangan.&lt;br /&gt;(4) Prosedur penggandaan bahan UN sebagaimana tercantum pada ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur dalam POS UN.&lt;br /&gt;3. Ketentuan Pasal 13 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:&lt;br /&gt;Pasal 13&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) BSNP memberikan sebagian wewenang kepada perguruan tinggi dalam:&lt;br /&gt;a. pelaksanaan dan pengawasan UN SMA/MA;&lt;br /&gt;b. tim pemantau independen (TPI) UN SMP/MTs, SMPLB, SMALB, dan SMK,&lt;br /&gt;bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, Kantor Wilayah Departemen Agama, Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan, dan kepala sekolah/madrasah.&lt;br /&gt;(2) Ketentuan lebih lanjut mengenai sebagian wewenang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dalam POS UN.&lt;br /&gt;4. Ketentuan Pasal 14 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:&lt;br /&gt;Pasal 14&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peserta UN SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK mengikuti ujian di sekolah/madrasah penyelenggara UN sesuai ketentuan yang diatur dalam POS.&lt;br /&gt;5. Ketentuan Pasal 15 diubah sehingga berbunyi sebagai berikut:&lt;br /&gt;Pasal 15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Pengawas ruang UN pada setiap sekolah/madrasah dilakukan oleh tim pengawas yang terdiri dari guru-guru yang mata pelajarannya sedang tidak diujikan.&lt;br /&gt;(2) Pengawasan ruang UN diatur dengan sistem acak dalam satu kabupaten/kota.&lt;br /&gt;(3) Guru yang mata pelajarannya sedang diujikan tidak diperbolehkan berada di lokasi sekolah/madrasah penyelenggara UN.&lt;br /&gt;(4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pengawasan ruang UN diatur dalam POS UN.&lt;br /&gt;6. Ketentuan pada Lampiran Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 pada huruf B nomor 20, nomor 21, dan nomor 22 diubah sehingga berbunyi sebagaimana tercantum pada Lampiran Peraturan Menteri ini.silakan download &lt;span style="font-style:italic;"&gt;&lt;a href="http://jumali264.files.wordpress.com/2009/12/permen_84_20091.pdf"&gt;di sini&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-7106102779115696264?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/7106102779115696264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/12/permendiknas-nomor-84-tahun-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7106102779115696264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7106102779115696264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/12/permendiknas-nomor-84-tahun-2009.html' title='Permendiknas nomor 84 tahun 2009'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-8827165980897958310</id><published>2009-11-24T05:32:00.000-08:00</published><updated>2009-11-24T05:47:58.376-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='permendiknas nomor 75 tahun 2009'/><title type='text'>permendiknas nomor 75 tahun 2009</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Dalam Peraturan ini yang dimaksud dengan:&lt;/strong&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;UN utama adalah ujian nasional yang diselenggarakan bagi seluruh peserta ujian yang terdaftar sebagai peserta UN tahun pelajaran 2009/2010.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;UN susulan adalah ujian nasional yang diselenggarakan bagi peserta didik yang tidak dapat mengikuti UN utama karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;BSNP adalah Badan Standar Nasional Pendidikan yang dibentuk berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurikulum 1994 adalah kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang sudah berlaku secara nasional sejak tahun pelajaran 1994/1995 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 060/U/1993, Nomor 061/U/1993 Tahun 1993, Nomor 080/U/1993, Nomor 126/U/1993, dan Nomor 129/U/1993.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kurikulum 2004 adalah kurikulum pendidikan dasar dan menengah yang sudah diterapkan secara terbatas mulai tahun pelajaran 2001/2002 berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 399a/C.C2/Kep/DS/2004, Keputusan Direktur Pendidikan Menengah Umum Nomor 766a/C4/MN/2003, dan Nomor 1247a/C4/MN/2003.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah yang selanjutnya disebut standar isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi minimal untuk mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 22 Tahun 2006.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Standar Kompetensi Lulusan yang selanjutnya disebut SKL adalah standar kompetensi minimal yang harus dikuasai oleh peserta didik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kisi-kisi soal UN adalah acuan dalam pengembangan dan perakitan soal ujian yang memuat SKL dan kemampuan yang diujikan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Prosedur operasi standar yang selanjutnya disebut POS adalah prosedur operasi standar yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan ujian nasional yang ditetapkan oleh BSNP.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Selengkapnya silahkan download :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jumali264.files.wordpress.com/2009/11/salinan-permen-nomor-75-tahun-2009.pdf"&gt;salinan-permendiknas-nomor-75-tahun-2009&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-8827165980897958310?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/8827165980897958310/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/11/permendiknas-nomor-75-tahun-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/8827165980897958310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/8827165980897958310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/11/permendiknas-nomor-75-tahun-2009.html' title='permendiknas nomor 75 tahun 2009'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-7649356325679158999</id><published>2009-11-04T05:11:00.000-08:00</published><updated>2009-11-04T05:14:33.030-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='motivator untuk kita'/><title type='text'>Belajar matematika itu membosankan???</title><content type='html'>Siapa yang belum pernah bosan belajar matematika?Tentu banyak diantara kita,yang pernah bosan.Coba ingat – ingat pada saat sedang merasa bosan!ketika kita sedang bosan belajar,mata terasa ngantuk,badan capek,pikiran pusing.Apa yang diterangkan oleh Bapak Ibu guru,seolah olah masuk telinga kiri keluar telinga kanan, hampir tak ada yang nyantol,tak ada yang membekas di memori kita.Ketika kita sedang merasa bosan pelajaran terasa lama sekali , bel tidak bunyi-bunyi untuk ganti pelajaran atau istirahat.Semuannya menjadi tidak menarik.&lt;span class="fullpost"&gt;Sebaliknya,apa yang terjadi pada saat engkau merasa tidak bosan,engkau merasa senang ,engkau gembira,engkau bergairah,engkau merasa tertarik.Waktu terasa cepat.mata tidak mengantuk,badan tidak pegel – pegel.Rasanya ingin melakukan sesuatu tanpa melihat lebih dulu sulit atau mudah.Coba bayangkan perasaanmu jika saat main PS.Wuah ,tentu  sangat gembira,waktu yang sesungguhnya 1 jam terasa belum lama,pada saat engkau merasa tidak bosan ,engkau akan tampak ceria,gembira,senang,puas,indah dan sebagainya.&lt;br /&gt; Bagaimana cara mengatasi rasa bosan dalam belajar matematika ?.&lt;br /&gt;Langkah pertama adalah mengatasi sebab-sebabnya terlebih dahulu.Jika engkau merasa bosan belajar karena tadi pagi sebelum b erangkat ke sekolah telah dimarahi orang tua,maka cobalah berusaha setiap pagi tidak dimarahi orang tua.&lt;br /&gt;Engkau tiba – tiba merasa bosan belajar matematika karena saat pelajaran  matematika dimulai,engkau langsung menerima amarah bp/ibu guru,coba periksa semua tugas yang diberikan kepadamu ,sudah engkau kerjakan atau belum ,pekerjaanmu apakah sudah rapi?jika sudah coba usahakan suasana kelasmu bersih,rapi,tenang,ajaklah kawan – kawanmu juga.&lt;br /&gt;Engkau bosan matematika karena tidak bisa memahami apa yang dijelaskan bapak/ibu guru?bila ini terjadi ,cobalah beranikan diri untuk bertanya,bapak/ibu guru akan senang hati menjawabnya.&lt;br /&gt; Di rumah ,engkau sebaiknya mengulangi pelajaran itu lagi.Tetapi akan lebih baik jika engkau juga mengulangi kembali materi terdahulu yang engkau pelajari.Mulailah dari materi yang menurutmu paling mudah,kemudian makin lama makin meningkat ke yang lebih sulit.Tetapi jika gagal jangan putus asa,terus berusaha bertanya kepada siapa saja .Kalau di rumah tidak ada yang dapat membantu,pergilah ke rumah teman,atau guru,syukur kamu ikut bimbingan belajar atau les.&lt;br /&gt; Selain bertanya kepada orang lain sebaiknya engkau juga membaca buku – buku yang membahas manfaat dari matematika,sejarah matematika,tokoh – tokoh ilmuwan matematika,agar engkau semakin menyukai matematika.&lt;br /&gt; Ada baiknya,engkau juga perlu bermain,bermain ala matematika,bermain angka,tebak – tebak an,sulap matematika,matematika ilusi,matematika rekreasi dsb.Nah dengan bermain matematika engkau dapat bersenang - senang bersama matematika,engkau akan mempunyai teman baru yang bernama matematika.Kalau sudah berteman ,engkau tidak membencinya bukan?karena engkau tidak lagi benci ,maka engkau tidak akan bosan lagi belajar matematika.Tumbuh dan berkembanglah bersama matematika.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-7649356325679158999?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/7649356325679158999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/11/belajar-matematika-itu-membosankan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7649356325679158999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7649356325679158999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/11/belajar-matematika-itu-membosankan.html' title='Belajar matematika itu membosankan???'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-4726194672087832166</id><published>2009-11-02T06:36:00.000-08:00</published><updated>2009-11-02T06:37:42.611-08:00</updated><title type='text'>Susahnya Jadi Guru Kreatif</title><content type='html'>Apa yang dikhawatirkan oleh Walser sekarang telah terbukti. Perkembangan masyarakat didominasi oleh mereka yang memiliki pemahaman, keterampilan, dan pengetahuan yang cukup tentang hal-hal tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang membantu anak didik memiliki segudang ”kemampuan” itu? Masyarakat akan menaruh harapan itu pada institusi sekolah. Hampir sebagian besar waktu anak dialaminya bersama sekolah. Dalam hal ini, guru adalah sosok yang mempunyai peran besar.&lt;span class="fullpost"&gt;Peran guru dan sekolah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran guru dan sekolah bagi anak didik bersifat unik. Unik karena mereka tidak bisa menggeneralisasi kebutuhan anak didik dalam cara, bentuk, dan ukuran yang sama. Idealnya sebuah sekolah, menurut Stoll (1996), mampu memberikan pelayanan optimal kepada anak didiknya. Ia juga diharapkan dapat menjamin bahwa setiap peserta didik mampu mencapai standar optimal yang bisa mereka raih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah pun bertanggung jawab agar seluruh aspek dalam diri peserta didik, baik terkait hal akademik maupun di luar akademik, agar berkembang secara penuh, dan itu hanya mungkin terjadi jika sekolah terus-menerus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi setiap anak didiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan pengajaran dan pembelajaran saat ini, kata guru Matematika, telah berubah 180 derajat. Perkembangan teknologi informasi, perubahan struktur masyarakat, dan maju pesatnya pengetahuan, serta munculnya teori pembelajaran baru telah mengubah hal yang esensi dari tugas pokok seorang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bukan lagi ”aktor” di kelas, dengan kekuasaannya dan pengetahuannya, yang mengatur apa pun yang terjadi di kelas. Guru bukan lagi ”sumur kang lumaku tinimba”, sumber dan mata air satu-satunya dalam pembelajaran di kelas. Sekarang, justru siswa yang menjadi pusat pembelajaran. Peran guru lebih menjadi fasilitator bukan orator, yang hanya bisa memerintah anak didiknya melakukan ini atau itu. Ia juga lebih menjadi motivator dan bukan eksekutor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap anak memiliki beragam kekhasan dan keunikan. Dalam belajar, ia menggunakan dari yang visual, audio, sampai kinestetik. Gardner juga mengingatkan adanya multikecerdasan pada setiap anak mulai bersifat logis-matematis, linguistik, musik, sampai intrapersonal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mengetahui pula taksonomi Bloom, dengan enam fase akusisi pengetahuannya. Kohlberg dengan tahapan perkembangan moralnya. Perkembangan usia pada diri anak sejak usia taman bermain sampai dewasa ternyata memiliki karakteristik perkembangan sosial, moral, emosional, dan kognitif yang harus disadari guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu tentu saja menuntut sebuah peran baru, unik, tetapi juga tidak ”gampang” dari seorang guru. Ia mengandaikan seorang guru yang ”khas”, guru memahami konteks luas itu, terampil dan kreatif dalam pendekatan mengajar, mampu memahami dan memfasilitasi keberbedaan pada diri tiap anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran itu tidak akan mungkin dijalankan seorang guru ketika mereka sendiri tidak mau menyiapkan diri, belajar terus-menerus, dan mengembangkan diri ke arah tersebut. Seorang guru, dengan peran yang berbeda dibandingkan masa lampau, tetaplah ia memiliki pengaruh yang demikian besar bagi anak didik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru adalah seorang pembelajar. Sebagai pembelajar, guru memiliki karakteristik belajar yang berbeda dibandingkan seorang anak. Ia adalah pembelajar yang dewasa(adult learner). Karakteristik belajarnya bersifat khas, misalnya, seorang guru mempunyai cara belajar mandiri, mereka senantiasa memanfaatkan atau mengaitkan dengan pengetahuan atau pemahaman yang mereka miliki sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka belajar secara kontekstual, senantiasa harus menemukan kaitan yang dipelajari dengan situasi nyata dalam hidupnya. Model pembelajaran sifatnya pemecahan masalah(problem solving) lebih menarik dibandingkan yang teoretikal sifatnya. Seorang guru selalu fokus dengan tujuan(goal) daripada sekadar rutinitas yang tidak jelas arahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia lebih tergerak oleh pendekatan atau cara pengajaran daripada sekadar isi yang diajarkan. Ia lebih tersentuh ketika disapa secara pribadi dan dihargai. Ia ingin kemanusiaan, kedewasaan, dan pengalamannya disentuh dan diperhatikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana interaktif, berbagi pengalaman, dan apresiasi yang sifatnya positif akan lebih membuat mereka termotivasi dan lebih terbuka pada hal yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang-ruang kreatif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pandangan saya setidaknya ada dua ruang yang dapat membuat guru mampu berkembang menjadi pribadi kreatif. Ruang itu bersifat internal (dalam dirinya sendiri), dan kedua sifatnya eksternal (lingkungan sekitarnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dirinya harus tertanam, dalam istilah Fullan (1993), jiwa inquiry. Ini merupakan proses tanpa henti dan berlangsung sepanjang hayat. Kegiatan paling esensial seorang guru yang berjiwa inquiry adalah bertanya, termasuk sejauh mana pengajarannya relevan atau tidak dengan kebutuhan anak didiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaannya untuk ”mempersoalkan dan menguji beragam hal” dilakukannya dalam beragam aktivitas pribadi seperti praktik reflektif, jurnal pribadi, penelitian tindakan, bekerja di bawah pengawasan, dan kerja sama dengan sejawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor eksternal, tidak lain adalah lingkungan sekolah itu sendiri. Serangkaian penataran, seminar, pelatihan, atau kegiatan pengembangan edukatif bagi guru mempunyai tujuan yang menjulang tinggi dan mulia, tetapi acap kali kurang mengakomodasi beragam kepentingan dan cara belajar guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terjadi, kegiatan itu menjadi semacam penataran P-4, pada Orde Baru, tetapi tanpa pernah mengubah apa pun. Ia kurang memfasilitasi apa yang menjadi ketertarikan(interest), kesiapan(readiness), dan karakteristik belajar guru(learning style) yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beragam pembinaan lebih terkesan formalitas, proyek semata dan sekadar menghabiskan anggaran. Kegiatan yang seharusnya 6 hari dipadatkan menjadi 3 hari dengan uang saku sama jumlahnya. Hasilnya, guru merasa bosan, digurui, menolak, pesimistis, dan akhirnya justru menjadi tidak termotivasi belajar karena merasa menjadi obyek belaka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu menjadi lengkap tatkala mereka tidak mengalami bentuk-bentuk kegiatan pendampingan di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru kembali dalam tradisi lama pengajarannya bersama anak didiknya. Perubahan guru lebih bersifat artifisial, misalnya berapa jumlah sertifikat yang dimiliki guru itu daripada yang sifatnya incremental, yakni perubahan ”kebiasaan” yang dilakukan guru dalam meningkatkan efektivitas pembelajarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, peran pimpinan sekolah yang diharapkan adalah, bagaimana menciptakan lingkungan dan suasana agar dapat saling berbagi dan ”menularkan” pemahaman, pengetahuan, serta keterampilan guru kepada rekan lain. Dalam proses interaktif tersebut akan terjadi proses pemurnian pemahaman dan disekuilibrium atas pengetahuan yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar melalui mengajar atau berbagi pengetahuan dengan rekan sesama guru, misalnya, selain meningkatkan pemahaman dan keterampilannya sendiri akan membuat apa yang dipelajarinya itu menjadi lebih mengendap, aktual, dan hidup. Proses guru mengadopsi pengetahuan tidak berhenti pada tataran akusisi belaka, tetapi masuk ranah internalisasi dan aktualisasi yang terjadi melalui proses interaktif yang terjadi bersama rekan guru lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kreativitas mengandaikan proses berpikir tidak linier atau lateral dalam melihat sebuah kebenaran. Perbedaan cara pandang dan ketidaksepakatan harus dihargai dan dihormati. Tidak anggota komunitas pembelajar sekolah, jatuh dalam tafsir seperti ketidaksopanan, keanehan, inkonsistensi, dan ketidakseragaman dalam memandang perubahan dan kreativitas yang dilakukan gurunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru kreatif terkadang mengajar dalam bingkai eksplorasi dan ketidakjelasan. Ia lebih mencari esensialitas daripada rutinitas atas apa yang dipelajari bersama siswa. Ia akan tersenyum manakala siswa bertanya, ”Pak saya menemukan hal berbeda, tidak seperti yang bapak katakan atau teman saya temukan, mengapa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;T. Gunawan Wibowo, Guru SMA Kanisius, Sedang Belajar Program Studi Instruksional Leadership, Loyola University Chicago.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-4726194672087832166?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/4726194672087832166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/11/susahnya-jadi-guru-kreatif.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/4726194672087832166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/4726194672087832166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/11/susahnya-jadi-guru-kreatif.html' title='Susahnya Jadi Guru Kreatif'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-3073039066498626782</id><published>2009-10-30T08:47:00.000-07:00</published><updated>2009-10-31T06:36:51.888-07:00</updated><title type='text'>Belajar Matematika....Siapa Takut</title><content type='html'>Belajar matematika sangat menyenangkan, karena dibalik apa yang kita merasa sulit, matematika menghadirkan keajaiban dalam perhitungan. Ada banyak sekali perhitungan asyik dalam matematika. Beberapa diantaranya dapat disimak dalam uraian di bawah ini.Yok, simak bersama!&lt;span class="fullpost"&gt;Perkalian dengan bilangan sebelas. Ada cara ajaib dalam mengalikan suatu bilangan dengan bilangan sebelas. Misalnya kita akan mengalikan 63 dengan 11, maka 63 x 11 adalah ....&lt;br /&gt;6 3 x 11 = 6 (6+3) 3 = 693&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2431 x 11 =&lt;br /&gt;2 . . .4 . . . 3 . . . 1 = 2(2+4) (4+3) (3+1) 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;= 2 6 7 4 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pengkuadratan bilangan dengan akhir lima. Ada cara ajaib dalam mengkuadratkan suatu bilangan dengan akhir lima. Kamu pasti sudah mengetahui bahwa 5 kuadrat = 5x5, jadi 5 kuadrat = 25. Bagaimana dengan 25 kuadrat , 35 kuadrat, atau 65 kuadrat ? Cara ajaibnya adalah:&lt;br /&gt;25 kuadrat = 2 x(2+1) ... 25 = 6 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengkuadratkan 25, ambilah angka yang pertama, yaitu 2, dan kalikan dengan bilangan itu sendiri setelah menambahkan 1 yaitu, 3.&lt;br /&gt;Tulis hasil diatas dengan dan simpan 25 dibelakangnya untuk memperoleh hasil yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35 kuadrat = 3 x (3+1) ... 25 = 12 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengkuadratkan 35, ambilah angka yang pertama, yaitu 3, dan kalikan dengan bilangan itu sendiri setelah menambahkan 1 yaitu,4.&lt;br /&gt;Tulis hasil diatas dengan dan simpan 25 dibelakangnya untuk memperoleh hasil yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65 kuadrat = 6 x (6+1) ... 25 = 42 25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengkuadratkan 65, ambilah angka yang pertama, yaitu6, dan kalikan dengan bilangan itu sendiri setelah menambahkan 1 yaitu,7.&lt;br /&gt;Tulis hasil diatas dengan dan simpan 25 dibelakangnya untuk memperoleh hasil yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Selisih dua kuadrat. Bila ada dua bilangan kuadrat diselisihkan, maka cara ajaibnya adalah kedua bilangan tersebut ditambahkan, dikalikan hasil pengurangan kedua bilangan tersebut. Misal ingin diketahui hasil dari 25 kuadrat - 24 kuadrat maka cara ajaibnya adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25 kuadrat - 24 kuadrat = (25+24)x(25-24)&lt;br /&gt;= 49 x 1&lt;br /&gt;= 49&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berhitung dengan lima. Membagi ataupun mengalikan dengan dengan menggunakan bilangan 5 bisa dibuat menjadi lebih mudah dan cepat jika kamu mengenali bahwa 5 memliki hubungan dengan bilangan 10. Bila kita ingin mengalikan 46828 x 5 cara ajaibnya adalah membagi semua angka dengan 2, kemudian meletakkan angka 0 dibelakangnya apabila akhir bilangan yang dikalikan 5 tersebut bilangan genap.&lt;br /&gt;4 6 8 2 8 x 5 = ...&lt;br /&gt;4:2 6:2 8:2 2:2 8:2 = 2 3 4 1 4 0&lt;br /&gt;2 3 4 1 4&lt;br /&gt;Bila kita ingin mengalikan 86849 x 5 cara ajaibnya adalah membagi semua angka dengan 2, kemudian meletakkan angka5 dibelakangnya apabila akhir bilangan yang dikalikan 5 tersebut bilangan ganjil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8 6 8 4 9 x 5 = ...&lt;br /&gt;8:2 6:2 8:2 4:2 9:2 = 4 3 4 2 4 5&lt;br /&gt;4 3 4 2 4 sisa 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengalikan dengan bilangan 25. Mengalikan suatu bilangan dengan 25 dapat dilakukan dengan cara membagi bilangan tersebut dengan 4, bila tepat habis tinggal ditambah angka nol nol dibelakangnya. Misala 28 x 25 maka hasilnya adalah 28 dibagi 4 adalah 7, sehingga 28 x 25 = 700. Contoh lain 32 x 25 cara mengerjakannya 32 dibagi 4 hasilnya 8, sehingga 32 x 25 adalah 800. Bila bilangan yang dikalikan 25 tersebut dibagi 4 sisa 1, maka hasil pembagiannya diberi 25, bila sisa 2 diberi 50, bila sisa 3 diberi 75. Contohnya bila 33 x 25, maka hasilnya 825, karena 33 dibagi 4 adalah 8 sisa 1, sehingga 32 x 25 = 825.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-3073039066498626782?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/3073039066498626782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/10/belajar-matematikasiapa-takut.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/3073039066498626782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/3073039066498626782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/10/belajar-matematikasiapa-takut.html' title='Belajar Matematika....Siapa Takut'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-5235023214716195153</id><published>2009-10-24T09:41:00.000-07:00</published><updated>2009-10-24T10:22:59.897-07:00</updated><title type='text'>Diklat di Kampus Sanggrahan</title><content type='html'>Mulanya ada perasaan ragu,malas,takut,nggak enak,rada - rada stress gitu mau berangkat ke Sawahan&lt;span class="fullpost"&gt; ,mau cek in di Hotel Karya Wisata di Sanggrahan - Sawahan,berkal -kali undangan dan persyaratan kami baca ,kami persiapkan takut ada yang kelewatan,mulai foto,surat keterangan dokter,surat tugas,pakaian dan perlengkapannya,dsb .Saat tiba di lokasi  kami masih  wait and see,menunggu siapa teman - teman kami,siapa instruktur kami,siapa panitia yang melayani kami,bagaimana sikap teman kami se kamar dll.Yang juga masih remeng - remeng adalah materi apa yang akan disampaikan oleh sang Widyaiswara,para master dan profesor dari Unesa nanti,karena kalau hanya diklat matematika, itu materinya masih sangat luas sehingga kami belum bisa fokus dan masih meraba - raba materi,jadi buku -buku yang kami persiapkan ya asal ambil,walaupun di benak kami ada segudang pertanyaan dan keinginan yang mau aku dapatkan dalam diklat ini.&lt;br /&gt;Mulai pengarahan pertama ,suasana masih terasa kaku,karena diantara kami belum banyak yang saling mengenal,untuk memilih petugas upacara pun asal - asalan,dilatih berkali -kali masih saja keliru namun di benak kami ada kesungguhan,sehingga tak ada yang sulit kalau mau belajar dan berlatih,hari berikutnya keadaan sudah mulai cair ,sudah mulai tanya-tanya ,basa-basi atau sekedar menghilangkan kekakuan,lama - lama kami semakin akrab.&lt;br /&gt;Setelah berjalan 1 minggu kami sudah semakin akrab dengan teman -teman diklat ,ada perasaan senasib,kami seperti keluarga,berkumpul,berkelompok,bekerja menyelesaikan tugas bersama,juga tak segan - segan saling gojlok -gojlok an di sela sela padatnya materi diklat ,serasa dua minggu diklat masih kuarang,demikian juga dengan para panitia dari BKD kami juga merasa akrab tidak kaku,kami tak segan - segan memberi masukan kalau ada hal - hal yang perlu kami sampaikan.Lebih seru lagi dengan para dosen kami sering adu argumentasi,sering diskusi,serasa waktu terlalu cepat kalau untuk diskusi,tapi kami sangat ngantuk jika hanya mendengarkan ceramah yang kami sudah paham apa yang di sampaikan.Banyak tambahan ilmu yang kami peroleh,namun kami masih kurang banyak materi tentang   media pembelajaran (praktek komputer) juga yang kami tunggu - tunggu dan kami harapkan materi olimpiade matematika tidak muncul,padahal ini seirama dengan apa yang diinginkan BapakBupati yaitu Nganjuk bisa bicara di olimpiade demi kejayaan Nganjuk.  mudah-mudahan dilain waktu ada diklat khusus media pembelajaran dan olimpiade matematika,terimakasih bapak ibu Widyaiswara,terimakasih Panitia,thanks teman-teman,sampai jumpa di lain kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-5235023214716195153?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/5235023214716195153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/10/diklat-di-kampus-sanggrahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5235023214716195153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5235023214716195153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/10/diklat-di-kampus-sanggrahan.html' title='Diklat di Kampus Sanggrahan'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-768134442323428063</id><published>2009-10-11T05:47:00.000-07:00</published><updated>2009-10-11T05:51:03.189-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gambar selanjutnya bisa di lihat di menu Galeri Diklat'/><title type='text'>Diklat Matematika Se Kab.Nganjuk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/StHUW0K6r0I/AAAAAAAAAGk/5SJQFPHuSbk/s1600-h/PICT0076.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/StHUW0K6r0I/AAAAAAAAAGk/5SJQFPHuSbk/s400/PICT0076.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5391323717365837634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-768134442323428063?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/768134442323428063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/10/diklat-matematika-se-kabnganjuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/768134442323428063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/768134442323428063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/10/diklat-matematika-se-kabnganjuk.html' title='Diklat Matematika Se Kab.Nganjuk'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/StHUW0K6r0I/AAAAAAAAAGk/5SJQFPHuSbk/s72-c/PICT0076.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-7787531848331314300</id><published>2009-09-02T09:13:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T09:16:37.276-07:00</updated><title type='text'>Analisis SI dan SKL Matematika SMP</title><content type='html'>Penulis: Sri Wardhani&lt;br /&gt;Tujuan pengajaran matematika di sekolah dapat dicapai dengan baik bila setiap unsur yang berkait dengan pengelolaan pembelajaran matematika di sekolah memahami makna dari SI dan SKL mata pelajaran matematika dalam kaitan dengan tujuan mata pelajaran matematika tersebut.&lt;span class="fullpost"&gt;Guru matematika Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs) adalah ujung tombak dalam keberhasilan siswa mempelajari matematika di SMP/MTs. Oleh karena itu guru matematika SMP/MTs perlu&lt;br /&gt;melakukan analisis terhadap SI dan SKL mata pelajaran matematika yang dihubungkan dengan tujuan mata pelajaran matematika yang akan dicapai. Hal itu dimaksudkan agar arah pembelajaran tidak menyimpang dari tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paket tulisan ini disusun dalam rangka memfasilitasi:&lt;br /&gt;1. MGMP Matematika SMP agar dapat meningkatkan kompetensi anggotanya dalam mengelola pembelajaran matematika yang sesuai dengan standar nasional pendidikan;&lt;br /&gt;2. Guru matematika SMP/MTs agar dapat menganalisis Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) pada SI mata pelajaran matematika SMP/MTs yang dihubungkan dengan tujuan mata pelajaran matematika yang hendak dicapai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Download ebook Analisis SI-SKL Matematika SMP Untuk Optimalisasi Tujuan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mohon masukan dan saran perbaikan paket fasilitasi KKG MGMP Matematika ini. Silahkan mengirim komentar di form di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paket modul ini dapat disebarluaskan untuk kepentingan non-komersial dengan mencantumkan sumber asli p4tkmatematika.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-7787531848331314300?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/7787531848331314300/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/09/analisis-si-dan-skl-matematika-smp.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7787531848331314300'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/7787531848331314300'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/09/analisis-si-dan-skl-matematika-smp.html' title='Analisis SI dan SKL Matematika SMP'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-5457160334846037742</id><published>2009-09-02T09:05:00.000-07:00</published><updated>2009-09-02T09:07:00.946-07:00</updated><title type='text'>Mengenali  Kesulitan Belajar</title><content type='html'>Mengenali Kesulitan belajar&lt;br /&gt;Kesulitan Belajar&lt;br /&gt;Kesulitan Belajar atau “Learning Disabilities, LD” adalah hambatan / gangguan belajar pada anak dan remaja yang ditandai oleh adanya kesenjangan yang signifikan antara taraf intelegensi dan kemampuan akademik yang seharusnyadicapai. Hal ini disebabkan oleh gangguan di dalam sistem saraf pusat otak (gangguan neurobiologis) yang dapat menimbulkan gangguan perkembangan &lt;span class="fullpost"&gt;seperti gangguan perkembangan bicara, membaca, [...]&lt;br /&gt;Artikel von kkn_uny&lt;br /&gt;kkn_uny’s Webseite &lt;br /&gt;Kesulitan Belajar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kesulitan dalam belajar&lt;br /&gt;Kesulitan Belajar atau “Learning Disabilities, LD” adalah hambatan / gangguan belajar pada anak dan remaja yang ditandai oleh adanya kesenjangan yang signifikan antara taraf intelegensi dan kemampuan akademik yang seharusnyadicapai. Hal ini disebabkan oleh gangguan di dalam sistem saraf pusat otak (gangguan neurobiologis) yang dapat menimbulkan gangguan perkembangan seperti gangguan perkembangan bicara, membaca, menulis, pemahaman, dan berhitung. Bila tidak ditangani dengan baik dan benar akan menimbulkan berbagaibentuk gangguan emosional (psikiatrik) yang akan berdampak buruk bagi perkembangan kualitas hidupnya di kemudian hari. Kepekaan orangtua,guru di sekolah serta orang-orang di sekitarnya sangat membantu dalammendeteksinya, sehingga anak dapat memperoleh penanganan dari tenagaprofesional sedini dan seoptimal mungkin, sebelum menjadi terlambat.Kesulitan Belajar kadang-kadang tidak terdeteksi dan tidak dapat terlihatsecara langsung. Setiap individu yang memiliki kesulitan belajar sangatlahunik. Seperti misalnya, seorang anak “dyslexia”, yang sulit membaca,menulis dan mengeja, tetapi sangat pandai dalam matematika.Pada umumnya, individu dengan kesulitan belajar memiliki intelegensir ata-rata bahkan diatas rata-rata. Seseorang terlihat “normal” dan tampaksangat cerdas tetapi sebaliknya ia mengalami hambatan dan menunjukkantingkat kemampuan yang tidak semestinya dicapai dibandingkan denganyg seusia dengannya. Walau demikian, individu dengan kesulitan belajarbisa sukses di sekolah, di dunia kerja, dalam hubungan antar-individu,dan di dalam masyarakat bila disertai dengan dukungan dan perhatian yang tepat. &lt;br /&gt;Deteksi Dini Kesulitan Belajar Tanda-tanda Kesulitan Belajar sangat bervariasi dan tergantung pada usia anak.Pada&lt;br /&gt;Usia Pra-Sekolah:&lt;br /&gt;- Keterlambatan berbicara jika dibandingkan dengan anak seusianya&lt;br /&gt;- Adanya kesulitan dalam pengucapan kata&lt;br /&gt;- Kemampuan penguasaan jumlah kata yang minim&lt;br /&gt;- Seringkali tidak mampu menemukan kata yang sesuai untuk suatu kalimat&lt;br /&gt;- Kesulitan untuk mempelajari dan mengenali angka, huruf dan nama-nama hari&lt;br /&gt;- Mengalami kesulitan dalam menghubung-hubungkan kata dalam suatu kalimat&lt;br /&gt;- Kegelisahan yang sangat ekstrim dan mudah teralih perhatiannya&lt;br /&gt;- Kesulitan berinteraksi dengan anak seusianya&lt;br /&gt;- Menunjukkan kesulitan dalam mengikuti suatu petunjuk atau rutinitas tertentu&lt;br /&gt;- Menghindari pekerjaan tertentu seperti menggunting dan menggambar&lt;br /&gt;Daya ingatnya (relatif) kurang baik&lt;br /&gt;- Sering melakukan kesalahan yang konsisten dalam mengeja dan membaca. &lt;br /&gt;Misalnya huruf d dibaca b, huruf w dibaca m. (buku dibaca duku)&lt;br /&gt;- Lambat untuk mempelajari hubungan antara huruf dengan bunyi pengucapannya&lt;br /&gt;- Bingung dengan operasionalisasi tanda-tanda dalam pelajaran matemetika, misalnya tidak dapat membedakan &lt;br /&gt;antara tanda ñ (minus) dengan +(plus) , tanda + (plus) dengan x (kali), dan lain-lain.&lt;br /&gt;- Sulit dalam mempelajari keterampilan baru, terutama yang membutuhkan kemampuan daya ingat&lt;br /&gt;- Sangat aktif dan tidak mampu menyelesaikan satu tugas atau kegiatan tertentu dengan tuntas&lt;br /&gt;- Impulsif (bertindak sebelum berpikir)&lt;br /&gt;- Sulit konsentrasi atau pehatiannya mudah teralih&lt;br /&gt;- Sering melakukan pelanggaran baik di sekolah atau di rumah&lt;br /&gt;- Tidak bertanggung jawab terhadap kewajibannya&lt;br /&gt;- Tidak mampu merencanakan kegiatan sehari-harinya&lt;br /&gt;- Problem emosional seperti mengasingkan diri, pemurung, mudah tersinggung atau acuh terhadap lingkungannya&lt;br /&gt;- Menolak bersekolah&lt;br /&gt;- Mengalami kesulitan dalam mengikuti petunjuk atau rutinitas tertentu&lt;br /&gt;- Ketidakstabilan dalam menggenggam pensil/pen&lt;br /&gt;- Kesulitan dalam mempelajari pengertian tentang hari dan waktu Pada Usia Remaja dan Dewasa:&lt;br /&gt;- Membuat kesalahan dalam mengeja berlanjut hingga dewasa&lt;br /&gt;- Sering menghindar dari tugas membaca dan menulis&lt;br /&gt;- Kesulitan dalam menyimpulkan suatu bacaan&lt;br /&gt;- Kesulitan menjawab suatu pertanyaan yang membutuhkan penjelasan lisan dan/atau tulisan&lt;br /&gt;- Kemampuan daya ingat lemah&lt;br /&gt;- Kesulitan dalam menyerap konsep yang abstrak&lt;br /&gt;- Bekerja lamban&lt;br /&gt;- Bisa kurang perhatian pada hal-hal yang rinci atau bisa juga terlalu fokus kepada hal-hal yang rinci&lt;br /&gt;- Bisa salah dalam membaca informasi&lt;br /&gt;Tags: mengenail kesulitan belajar, psikologi pembelajaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-5457160334846037742?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/5457160334846037742/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/09/mengenali-kesulitan-belajar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5457160334846037742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5457160334846037742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/09/mengenali-kesulitan-belajar.html' title='Mengenali  Kesulitan Belajar'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-3300292403481847296</id><published>2009-07-20T06:49:00.000-07:00</published><updated>2009-07-20T06:52:45.548-07:00</updated><title type='text'>TIGA GAYA BELAJAR</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;/span&gt;MENGENAL TIGA GAYA BELAJAR&lt;br /&gt;Setiap orang ditakdirkan berbeda, tak terkecuali dalam bagaimana seseorang belajar. Setiap individu memiliki gaya belajar yang berlainan. Bagi seorang guru, sangat penting mengetahui gaya belajar siswanya sehingga cara mengajarnya dapat mencapai hasil yang lebih maksimal dengan menyesuaikan gaya belajar siswa-nya.&lt;br /&gt;Seringkali guru salah menilai jika ada siswa yang tidak bisa duduk diam dan tenang. Seringkali malah siswa tersebut dianggap nakal. Bisa saja siswa bertingkah seperti itu karena guru memberikan cara pengajaran yang tidak sesuai dengan gaya belajar siswa tersebut sehingga dia susah memahami pelajaran dan menjadi bosan.&lt;br /&gt;Menurut penelitian, ada banyak kategori gaya belajar siswa. Namun, gaya belajar yang banyak dibicarakan dan akan sedikit dibahas disini ada tiga yaitu; visual/spatial, auditori/aural dan kinestetik/physical.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Gaya Visual/Spatial&lt;br /&gt;Pembelajar gaya visual, lebih suka menggunakan foto, membuat gambar, bermain warna, dan peta untuk menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan orang lain. Dia suka membaca, suka menulis, suka mencoret-coret kertas, lebih menyukai membaca cerita dibandingkan mendengar cerita, cepat dalam melakukan penjumlahan atau perkalian, pintar dalam mengeja kata, dan sering mencatat segala yang diperintahkan.&lt;br /&gt;Pembelajar tipe ini dapat dengan mudah memvisualisasikan benda, rencana dan hasil pikiran mata. Juga memiliki kemampuan yang baik tentang tata ruang sehingga mudah memahami peta.&lt;br /&gt;Untuk mengajar pembelajar visual, gunakan foto, gambar, warna dan media visual lainnya untuk membantu belajar. Pakai alat tulis (spidol, kapur dll) minimal empat warna.&lt;br /&gt;Banyak menggunakan “kata visual” dalam ungkapan. Contohnya: lihat, gambar, perspektif, visual, dan peta.&lt;br /&gt;Gunakan peta pikiran (mind map) untuk memberikan penjelasan atau membuat catatan. Gunakan diagram sistem membantu memvisualisasikan hubungan antara bagian-bagian dari sistem.&lt;br /&gt;Pakailah teknik bercerita  tertentu dapat membantu pembelajar tipe ini untuk menghafal materi yang tidak mudah untuk “dilihat”.&lt;br /&gt;Beberapa profesi yang sebagian besar menggunakan gaya visual adalah seni visual, arsitektur, fotografi, video atau film, desain, perencanaan (khususnya yang strategis), dan navigasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Gaya Auditori/Aural&lt;br /&gt;Pembelajar tipe ini suka belajar atau bekerja dengan suara dan musik. Memiliki sensitifitas dalam nada dan ritme. Biasanya bisa bernyanyi, memainkan alat musik, atau mengenali suara dari berbagai instrumen. Musik tertentu memiliki pengaruh kuat ke emosinya.&lt;br /&gt;Untuk pembelajar dengan gaya belajar auditori gunakan banyak suara, irama dan musik. Bacakan materi menggunakan suara yang keras, membuat sesi tanya jawab, berdiskusi, sambil mendengarkan musik ataupun bekerja secara kelompok&lt;br /&gt;Gunakan mnemonic (jembatan keledai) dengan ritme menarik atau jingle lagu untuk menghafalkan sesuatu.&lt;br /&gt;Perlu pemanfaatan konten yang menggunakan suara dalam asosiasi dan visualisasi. Misalnya suara binatang ketika  belajar mengenai biologi, suara mesin ketika belajar kecepatan di fisika dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Gaya Kinestetik/Physical&lt;br /&gt;Gaya Belajar ini lebih banyak belajar melalui melakukan sesuatu secara langsung (bergerak, bekerja dan menyentuh)&lt;br /&gt;Siswa yang memiliki gaya belajar ini mengharuskan individu yang bersangkutan melakukan suatu aksi yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa mengingat atau memahami sesuatu.&lt;br /&gt;Pembelajar kinestetik tak tahan duduk berlama-lama mendengarkan pelajaran dan merasa bisa belajar lebih baik jika prosesnya disertai kegiatan fisik. Kelebihannya, mereka memiliki kemampuan mengkoordinasikan sebuah tim disamping kemampuan mengendalikan gerak tubuh (athletic ability). Tak jarang, siswa yang cenderung memiliki karakter ini lebih mudah menyerap dan memahami informasi dengan cara menjiplak gambar atau kata untuk kemudian belajar mengucapkannya atau memahami fakta.&lt;br /&gt;Pembelajar karakteristik ini dianjurkan untuk belajar melalui pengalaman dengan menggunakan berbagai model peraga, seperti bekerja di lab atau belajar di alam atau sambil bermain. Perlu juga secara berkala mengalokasikan waktu untuk sejenak beristirahat di tengah waktu belajarnya.&lt;br /&gt;Usahakan membuat sesi pembelajaran yang melibatkan kegiatan fisik seperti drama, membaca puisi, atau permainan sederhana.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi Gaya Belajar dari iqmatrix.com&lt;br /&gt;Sumber:&lt;br /&gt;• Bobbi DePorter, Mike Hernacki: Quantum Learning&lt;br /&gt;• learning-styles-online.com&lt;br /&gt;• tribunjabar.co.id&lt;br /&gt;• imtelkom.ac.id&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-3300292403481847296?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/3300292403481847296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/07/tiga-gaya-belajar.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/3300292403481847296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/3300292403481847296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/07/tiga-gaya-belajar.html' title='TIGA GAYA BELAJAR'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-3982614846634422375</id><published>2009-07-10T06:27:00.001-07:00</published><updated>2009-07-10T06:34:16.772-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ayo pak eko biar seperti Ade Rai..'/><title type='text'>Pak Eko lagi fitness</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SldCpcsYFaI/AAAAAAAAABc/jCxfeQrxa3M/s1600-h/ABCD0012.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SldCpcsYFaI/AAAAAAAAABc/jCxfeQrxa3M/s320/ABCD0012.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5356823561624884642" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-3982614846634422375?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/3982614846634422375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/07/pak-eko-lagi-fitness_10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/3982614846634422375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/3982614846634422375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/07/pak-eko-lagi-fitness_10.html' title='Pak Eko lagi fitness'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SldCpcsYFaI/AAAAAAAAABc/jCxfeQrxa3M/s72-c/ABCD0012.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-6151049850703729063</id><published>2009-06-23T07:44:00.000-07:00</published><updated>2009-06-26T20:02:54.853-07:00</updated><title type='text'>HAKIKAT MATEMATIKA</title><content type='html'>Matematika adalah sebuah ilmu yang sangat berperan dalam kehidupan dan peradapan manusia,matematika sebagai raja sekaligus sebagai pelayan .Sebagai raja karena semua ilmu pengetahuan mengikuti apa yang dikehendaki oleh alur matematika untuk bisa berjalan,sebagai pelayan karena matematika melayani ilmu-ilmu yang lain untuk bisa digunakan dan diterapkan.Lihatlah jika dunia tidak mengenal matematika maka tidak ada kehidupan,tidak ada pengetahuan , Bravo matematika&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-6151049850703729063?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/6151049850703729063/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/06/hakikat-matematika.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/6151049850703729063'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/6151049850703729063'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/06/hakikat-matematika.html' title='HAKIKAT MATEMATIKA'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-8102262209483283844</id><published>2009-06-23T07:14:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T07:17:11.503-07:00</updated><title type='text'>gambar diklat pemandu mat</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;gambar bareng instruktur komputer&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjocIXYEI/AAAAAAAAAA4/9z08g5_PvqE/s1600-h/016.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350526641201700930" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 200px; CURSOR: hand; HEIGHT: 133px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjocIXYEI/AAAAAAAAAA4/9z08g5_PvqE/s200/016.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-8102262209483283844?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/8102262209483283844/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/06/gambar-diklat-pemandu-mat.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/8102262209483283844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/8102262209483283844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/06/gambar-diklat-pemandu-mat.html' title='gambar diklat pemandu mat'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjocIXYEI/AAAAAAAAAA4/9z08g5_PvqE/s72-c/016.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8477134395815368666.post-5064515927272124904</id><published>2009-06-23T05:47:00.000-07:00</published><updated>2009-06-23T07:18:59.738-07:00</updated><title type='text'>DIKLAT PEMANDU MATEMATIKA</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDQzVhKQVI/AAAAAAAAAAM/NSjX0vzaXJg/s1600-h/020.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5350505937684283730" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 135px; CURSOR: hand; HEIGHT: 217px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDQzVhKQVI/AAAAAAAAAAM/NSjX0vzaXJg/s320/020.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; EKO HADI PURNOMO,S.Pd&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8477134395815368666-5064515927272124904?l=matematikaku-pakeko.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/feeds/5064515927272124904/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/06/diklat-pemandu-matematika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5064515927272124904'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8477134395815368666/posts/default/5064515927272124904'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://matematikaku-pakeko.blogspot.com/2009/06/diklat-pemandu-matematika.html' title='DIKLAT PEMANDU MATEMATIKA'/><author><name>MATEMATIKAKU</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12405168275216760508</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDjNL_eeTI/AAAAAAAAAAY/xOvHotl7NNs/S220/020.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_pbTwNLxihiY/SkDQzVhKQVI/AAAAAAAAAAM/NSjX0vzaXJg/s72-c/020.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
